You are currently browsing the monthly archive for April 2008.
Tadi malam, saya baru saja menoleh ke kanan dan ke kiri, mengucap salam selepas shalat Maghrib. Dari saf depan, seorang bapak dengan tergesa-gesa berusaha menerobos melewati saf-saf belakang, melintasi jamaah-jamaah yang masbuk. Keruan saja para jamaah itu berlomba-lomba mengayunkan tangannya ke depan, menghalangi niat si bapak untuk melintas. Sambil sedikit menggerutu, bapak itu duduk di sebelah kanan saya, memunggungi dan menunggui jamaah-jamaah saf belakang untuk menyelesaikan shalatnya. Read the rest of this entry »

